Presiden Jokowi dan Ibu Iriana, dikejutkan dengan munculnya dua wartawan cilik disela kunjungan kerja di Pasar Pucang Anom, Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (21/0822).
Kedua wartawan cilik itu langsung doorstop Presiden dan Ibu Negara usai membagikan bantuan sosial (bansos) kepada para pedagang di Pasar Pucang Anom.
“Ya apa-apa,” Kata Presiden Jokowi persilahkan dua wartawan cilik itu untuk bertanya sambil membuka masker yang dipakai.
“Suka dan duka menjadi Presiden Indonesia,” tanya Khalifa Fatimah (Ifa) wartawan cilik yang merupakan pelajar kelas 5 SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya.
“Sukanya, kalau pas ketemu sama masyarakat, pas ketemu rakyat, rakyatnya seneng Presiden dan juga Ibu juga seneng ya. Kalau dukanya tidak ada,” jawab Presiden.
Ifa pun lantas mengajukan kembali pertanyaan. Bagaiama cara menjadi Presiden? “Belajar yang giat, belajar yang giat sudah,” jawab Jokowi.
“Apa pesan Pak Presiden untuk memotivasi siswa-siswi di Indonesia,” tanya Rafif Ahamd (Rafif) wartawan cilik yang juga berasal dari SD Muhammadiyah 4 Surabaya.
“Belajar yang giat, belajar yang giat itu aja dan jangan lupa berdoa,” jawab Presiden Jokowi sembari tepuk pundak Rafif.
Mendapat kesempatan mewancarai Presiden Jokowi dan Ibu Iriana, Ifa yang bercita-cita sebagai game developer dan Rafif yang ingin menjadi penulis ini mengaku senang.
“Bangga sekali bisa bertemu langsung dengan Presiden dan Ibu, bisa bertanya-tanya. Seneng banget,” tandas kedua wartawan cilik ini.