Berhari.com – Meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, meluncurkan inovasi-inovasi baru. Di antaranya Sistem Aplikasi Pelayanan Bersinergi Dlanggu (Sayangi Dlanggu).
Inovasi pelayanan publik Kecamatan Dlanggu ini diluncurkan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, Kamis (23/02/23). Menurutnya, inovasi ini merupakan wujud dari perjanjian kerja antara bupati dan camat.
“Sebelum melaksanakan program pembangunan di wilayah kecamatan, camat harus memiliki inovasi terlebih dahulu. Jadi Pak Camat tanda tangan bersama saya, yang menjadi dasar kinerja,” ujarnya.
Bupati Ikfina mengatakan, Sayangi Dlanggu yang digulirkan dapat mempermudah masyarakat untuk mendapat layanan yang maksimal. Tak terkecuali dalam memperoleh layanan birokrasi yang cepat.
Untuk itu ia meminta kepada camat, sekretaris kecamatan dan kepala desa berhati-hati dalam melakukan tanda tangan. Karena tanda tangan mereka memliki kekuatan hukum.
Lebih lanjut Ikfina menjelaskan, masyarakat tidak harus datang ke kantor kecamatan saat mengurus segala sesuatu. Dengan adanya Sayangi Dlanggu, masyarakat cukup datang ke kantor desa.
Agar Sayangi Dlanggu berjalan sesuai harapan, para kepala desa, sekretaris desa dan kasi pelayanan desa langsung mendapat bimbingan teknis.
Sementara itu Camat Dlanggu, Akhmad Samsul mengungkapkan, jika dirinya ingin memberi pelayan maksimal dan terbaik bagi masyarakat Dlanggu.
“Semoga inovasi baru ini, bermanfaat bagi masyarakat di Kecamatan Dlanggu. Dan tentunya bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Mojokerto,” tandasnya.
Selain Sayangi Dlanggu, inovasi lainnya yang diluncurkan yakni Informasi Layanan Mandiri Kecamatan Dlanggu (Ilmu) dan Bantuan Pelayanan Vaksin Masyarakat (Tuan Yasin Mas).
Serta Gerakan Membangun Wawasan Kebangsaan Generasi Muda (Gerbang Muda). Sebelum empat inovasi tersebut, Kecamatan Dlanggu telah meluncurkan Sistem Ujian Perangkat Desa Berbasis Digital.