Bupati Mojokerto Luncurkan Program Tebus Ijazah, Bantu 300 Siswa Kurang Mampu

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, melalui Basnaz bantu pelajar kurang mampu untuk tebus ijazah.

Berhari.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama Baznas Kabupaten Mojokerto menghadirkan solusi bagi siswa kurang mampu yang kesulitan menebus ijazah. Melalui Program Tebus Ijazah, Baznas memberikan kuota bantuan untuk 300 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, menjelaskan bahwa ijazah sangat penting bagi para siswa yang baru lulus, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Namun, banyak siswa terkendala karena kondisi ekonomi sehingga ijazah mereka tertahan di sekolah.

“Jika ijazah tertahan, proses melanjutkan ke jenjang lebih tinggi atau bekerja jadi terhambat. Oleh karena itu, kami bersama Baznas hadirkan program ini sesuai kemampuan anggaran yang ada,” ujar Gus Barra, sapaan akrab Bupati.

Program ini diprioritaskan untuk siswa SMA sederajat di sekolah negeri Kabupaten Mojokerto, karena jenjang SD dan SMP sudah gratis. Baznas bertugas melakukan verifikasi kelayakan penerima berdasarkan surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan.

Ketua Baznas Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengungkapkan ide program ini muncul dari banyaknya keluhan langsung dari mustahik terkait kesulitan menebus ijazah. “Setelah koordinasi dengan Bupati, kami luncurkan program ini dan respon masyarakat sangat positif. Informasi program sudah diakses lebih dari 155 ribu kali, dan pendaftar terus bertambah setiap hari,” jelasnya.

Baznas juga aktif melakukan sosialisasi lewat media sosial agar informasi program Tebus Ijazah sampai ke seluruh warga yang membutuhkan.

Jika program ini mendapat tanggapan baik, Baznas dan Pemkab Mojokerto siap membuka tahap berikutnya untuk membantu lebih banyak siswa.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT