Berharicom – Bupati Jombang Warsubi resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 10 Kepala Desa Antar Waktu (KDAW) di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (18/6/2026). Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, jajaran Forkopimda, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta Forkopimcam terkait.
Pelantikan KDAW dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa yang masih memiliki sisa masa jabatan. Pemerintah Kabupaten Jombang berharap pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal hingga berakhirnya masa jabatan kepala desa definitif.
Dalam sambutannya, Warsubi mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para kepala desa terdahulu yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat dan pembangunan desa. Menurutnya, pengabdian para pemimpin desa yang telah wafat maupun purna tugas patut dihargai dan dikenang.
Kepada para KDAW yang baru dilantik, Warsubi menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta para kepala desa segera beradaptasi dan memahami kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Panjenengan dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban. Pahami kondisi wilayah, rangkul seluruh elemen masyarakat, serta lanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan dengan baik,” ujar Warsubi.
Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan daerah dan pelayanan publik. Karena itu, kemajuan Kabupaten Jombang sangat ditentukan oleh keberhasilan pembangunan di tingkat desa.
Warsubi berharap para KDAW mampu menghadirkan semangat baru dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Ia juga meminta para kepala desa terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saudara sekalian diharapkan mampu menjadi energi baru dan memberikan semangat baru dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat, demi mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” katanya.
Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Jombang tahun 2027, Warsubi memberikan perhatian khusus terhadap kondisi keamanan dan ketertiban di desa. Ia meminta para kepala desa berperan aktif menjaga suasana yang aman, damai, dan harmonis.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah desa, BPD, kecamatan, dan pemerintah kabupaten harus terus diperkuat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen. Jaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat agar pelaksanaan Pilkades 2027 dapat berjalan lancar dan kondusif,” pesannya.
Adapun KDAW yang dilantik meliputi Kaswar (Desa Sukorejo, Kecamatan Perak), Totok Hariyono (Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh), Ariy Septa Adicandra (Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh), Anis Prasetyo Ari (Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan), Warsito (Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno), dan Sugito (Desa Cukir, Kecamatan Diwek).
Selain itu, Sofiyudin dilantik sebagai KDAW Desa Keboan Kecamatan Ngusikan, Rini Hidyawati Syafi’i sebagai KDAW Desa Sudimoro Kecamatan Megaluh, serta Agung Sutikno sebagai KDAW Desa Kampungbaru Kecamatan Plandaan. Kesembilan kepala desa tersebut akan menjabat hingga 5 Desember 2027.
Sementara itu, jabatan KDAW Desa Wangkalkepuh Kecamatan Gudo kini diemban oleh Joko Sukamto. Berbeda dengan kepala desa lainnya, ia akan menjalankan sisa masa jabatan hingga 7 Januari 2029.