Permainan Lato-Lato Kian Digandrungi Siswa SD di Kota Mojokerto

Raditya Arisaputra (10), siswa SDN 2 Meri, asyik memainkan lato-lato saat jam istirahat sekolah, Jumat (05/01/23). Foto Jo-berhari.com

Permainan lato-lato kian digandrungi warga di Kota Mojokerto, terutama di kalangan anak-anak sekolah dasar. Tak hanya di rumah, permainan tradisonal ini juga dimainkan di sekolah.

Di antaranya yang dipertontonkan para siswa di SDN 1 dan 2 Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Sejak Viral di media sosial, lato-lato lazim dimainkan saat jam istirahat sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid, menuturkan, permainan jadul ini bisa dimanfaatkan sebagai pembelajaran kreatif siswa SD.

“Inikan permainan tradisional. Saat bermain lato-lato, para siswa bisa saling berinteraksi dengan teman-temannya,” kata Amin saat ditemui di kantornya, Jumat (06/01/23).

Melalui lato-lato, menurut Amin, anak-anak bisa bermain dengan gembira. Tentunya permainan yang membutuhkan keterampilan khusus ini, dimainkan saat istirahat.

“Setelah bermain lato-lato, anak-anak bisa masuk kelas untuk kembali belajar. Kan pikiran lebih fresh, anak-anak dengan mudah menangkap pelajaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amin menjelaskan, meski diizinkan bermain lato-lato saat jam istirahat, namun permainan ini tetap harus mendapat pengawasan.

“Insya Alloh tidak berbahaya. Tapi harus ada pengawasan dari bapak ibu gurunya,” tandasnya.

Salah satu siswa SDN 2 Meri, Raditya Arisaputra (10), mengatakan, sejak viral di media sosial, ia terus menocoba belajar permainan lato-lato. Meski awalnya, ia mengaku kesulitan memainkannya .

“Sekarang sudah bisa. Ya, bermain lato-lato di sekolah dan di rumah. Lebih sering main lato-lato, dibanding main handphone,” ungkapnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT