Sambut KTT G20, Ratusan Pelajar di Mojokerto Ramaikan Festival Tumpeng Nusantara

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati hadiri Festival Tumpeng Nusantara Kamis (11/08/22)

Komunitas pecinta budaya, Nawasena, menggelar Festival Tumpeng Nusantara di Komplek Candi Brahu, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (11/08/22).

Sebanyak 350 pelajar dari 70 SMP dan SMA/SMK yang tersebar di Kabupaten Mojokerto, berpatisipasi meramaikan festival ini.

Berbagai kreasi tumpeng yang berisikan nasi berserta lauk-pauknya seperti Tumpeng Miledul, Tumpeng Ruwat, Tumpeng Merah Putih dan Tumpaseba, mereka hias sedemikian rupa.

Meski mengaku kesulitan karena baru pertma kali membuat tumpeng, namun para peserta cukup bersemangat dan antusias dalam menyelesaikannya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan para pelajar siapkan dan dimasak sendiri dari rumah, sebelum dirangkai di atas sebuah tampah saat festival tumpeng di mulai.

“Sebagian bahan bawa dari rumah, biar disini cepet selesai buatnya. Ya kita cari literasi tentang tumpeng, lalu kita pelajari filosofinya hingga tumpeng jadi seperti ini,” kata Kalidah salah satu perseta dari SMK Negeri Kecamatan Dlanggu.

Koordinator Nawasena Wulandari Sawitri mengatakan Festival Tumpeng Nusantara ini sengaja digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77.

“Selain itu juga untuk menyambut gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diadakan di Bali pada bulan November 2022 mendatang,” tambah Wulandari.

Lebih lanjut Wulandari menjelaskan, dipilihnya Candi Brahu sebagai tempat digelarnya festival, karena lokasi ini memiliki nilai sejarah Kerajaan Majapahit. Sehingga bisa sekaligus mengenalkan peninggalan leluhur ke pelajar.

Sementara itu Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengaku bangga Kabupaten Mojokerto menjadi lokasi pertama digelarnya Festival Nusantara dalam rangka memperingati HUT RI ke 77 dan menyambut KTT G20.

Menurutnya, ni adalah moment untuk kita mengenalkan kepada para pelajar terkait budaya di bidang kuliner yaitu tumpeng. Tumpeng selalu ada dalam peringatan-peringatan syukuran hari-hari tertentu.

“Antusiasme pelajar di Mojokerto untuk mengikuti Lomba Menghias Tumpeng cukup luar biasa. Banyak makna yang didapat dari kegiatan di Candi Brahu ini, yang merupakan salah satu tempat bersejarah peninggalan Kerajaan Majapahit,” pungkasnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT